Menu

Sejarah Masakan Thailand

Makanan Thailand adalah salah satu masakan yang paling unik di Asia Tenggara. Masakan Thailand dipengaruhi oleh beberapa budaya yang menjadikan masakan Thailand menjadi lebih unik. Makanan panas dan pedas merupakan salah satu ciri masakan Thailand karena menggunakan cabai segar dalam setiap hidangan. Tujuan masakan Thailand adalah untuk menggabungkan berbagai rasa dalam setiap hidangan.

Salah satu khas masakan Thailand adalah penggunaan sayuran segar dan rempah-rempah serta saus ikan yang digunakan dalam setiap hidangan. Sebelumnya, Thailand disebut Siam yang merupakan tempat perdagangan timur-barat dan bagian dari berbagai rute pengiriman. Ini berarti banyak masakan, budaya, dan agama yang dipengaruhi oleh unsur-unsur Arab dan Persia.

Selama perjalanan sejarah, banyak pengaruh asing yang menambahkan beberapa bahan lain ke dalam masakan Thailand untuk menciptakan rasa makanan yang unik. Antara abad ke-6 dan ke-13 para pemukim di Thailand berasal dari lembah-lembah di daerah pegunungan yang terletak di barat daya Cina. Lokasi ini sekarang disebut Yunnan. Orang-orang dari daerah ini sekarang dikenal sebagai Laos dan tinggal di wilayah utara Thailand, Vietnam, dan Myanmar.

Perdagangan luar negeri juga sangat berpengaruh dalam rasa masakan Thailand seperti Portugis, yang membawa banyak rasa manis dan cabai merah. Bahkan saat ini ada banyak transformasi dan evolusi yang terjadi dalam masakan Thailand. Masakan Thailand dapat ditemukan diberbagai restoran di seluruh dunia dan terus berkembang.

Masing-masing masakan daerah di Thailand mendapat pengaruh kuat dari masakan Cina dan masakan negara-negara tetangga lainnya termasuk Indonesia. Kari Indonesia menggunakan rempah-rempah segar sebagai bumbu utama sedangkan kari Thailand lebih banyak menggunakan rempah-rempah kering yang digoreng seperti kari India.

Ciri khas lain dari masakan Thailand adalah pemakaian santan dan kunyit segar. Mayoritas penduduk Thailand selatan beragama Islam. Nenek moyang mereka berasal dari India sehingga masakan Thailand selatan mirip dengan masakan India sedangkan masakan Thailand timur laut (dikenal dengan nama Isan) sering menggunakan perasan jeruk limau untuk penyedap sajian dan sangat dipengaruhi oleh masakan dari Laos.

Sebagian besar makanan Thailand yang dikenal di mancanegara merupakan adaptasi dari masakan Cina yang diperkenalkan ke Thailand oleh suku Cina kuno yang bernama Tio Ciu yang merupakan ras orang Cina. Masakan orang Thailand mulanya berasal dari Cina seperti jok, kwetiau rad na, khao kha moo dan khao mun gai yang memakai bumbu dan rempah dalam keadaan segar. Banyak bumbu-bumbu alami yang dicampur dalam masakan Thailand seperti cabai rawit, cabai merah, santan, kecap ikan, jahe, bawang putih, bawang merah, daun ketumbar, serai, terasi, gula jawa dan asam jawa. Sedangkan cara penyajiannya juga unik.

Biasanya masakan Barat menyediakan hidangan utama dan hidangan sampingan sedangkan masakan Thailand biasanya hanya terdiri dari satu jenis makanan atau nasi dengan lauk pauk yang dihidangkan secara bersamaan dan dinikmati beramai-ramai.

Sejak bahan masakan Thailand mudah didapat, banyak orang yang mencoba untuk membuat masakan Thailand sendiri dari pada menikmatinya di restoran. Ulala cucok banget nih buat dicoba. By the why masakan Thailand ini mulai dikenal sejak adanya penyebaran informasi melalui internet dan banyak wisatawan yang membantu menyebarkan masakan Thailand ke seluruh dunia.