Menu

Menu Makanan Napi Sebelum Dieksekusi Mati

Jika kamu disudutkan dalam sebuah situasi dimana hari ini adalah hari terakhirmu, kira-kira kamu akan minta apa? Pasti setiap orang punya jawaban yang berbeda. Mungkin jika itu untuk keluarga, kita meminta sesuatu yang bisa berharga buat mereka ya! Tapi bagaimana jika itu untuk kita sendiri? Ga mungkin juga kita buat minta sesuatu yang rasanya tidak bisa kita bawa, pasti lebih memilih makan makanan yang paling kita sukai dalam hdup kita.

Mau makan apa nih? steak? caviar? atau jenis makanan enak dan terkenal lainnya? Nah, itu juga dipikirkan oleh para narapidana sebelum dieksekusi mati di Amerika sana. Karena di hari eksekusi mereka tidak dapat menjumpai keluarga atau kemanapun juga, para narapidana ini diberikan satu hak istimewa dari pemerintahnya untuk makan apapun yang mereka minta sebelum dieksekusi mati. Hmm, kira-kira makanan apa ya yang bakal mereka minta? Yuk, kita simak!

  • Ronnie Lee Gardner minta ekor lobster, steak,pie apel dan es krim vanila

Ronnie didakwa karena tindakan perampokan beserta pembunuhan dua orang di Utah, Amerika. Setelah menghabiskan 25 tahun dari sisa hidupnya di dalam penjara sebelum akhirnya diputuskan oleh pihak pengadilan untuk hukuman mati. Sebelum dieksekusi mati, Ronnie meminta minta ekor lobster, steak,pie apel dan es krim vanila sambil menonton trilogi The Lord of The Ring.

  • John Wayne Gacy, Jr minta satu bucket KFC, 12 udang goreng dan satu ons strawberry

John merupakan pelaku kasus pencabulan dan pembunuhan terhadap 33 remaja laki-laki di Amerika Serikat tahun 1972-1978. Dengan profesi sebagai badut, dia mendapat julukan sebagai badut pembunuh. Saat pembacaan dakwaan, John sama sekali tidak menyesal dengan perbuatan yang dilakukannya. Pada tanggal 10 Mei 1994, John pun dijatuhi hukuman suntik mati yang dilaksanakan di Stateville Correctional Center di Crest Hill, Illinois. Menu makanan yang dia minta cukup banyak yaitu satu bucket KFC, 12 udang goreng dan satu ons strawberry.

  • Stephen Wayne Anderson minta pie persik, es krim cokelat, keju cottage dan dua sandwich keju

Dia adalah tersangka dari penyerangan yang menewaskan 6 orang tahun 1973. Pada tahun 1979, Stephen sempat kabur dari penjara namun kembali tertangkap di Las Vegas. Pada 24 Juli 1981, Stephen didakwa hukuman suntik mati yang akan dilaksanakan pada 29 Januari 2002. Di hari eksekusinya, dia meminta makanan terakhirnya yakni pie persik, es krim cokelat, keju cottage dan dua sandwich keju.

  • Allen Lee ‘Tiny’ Davis minta enam ons kerang goreng, kentang goreng, setengah kilogram udang goreng, seekor lobster, loaf bread dan A&W Root Beer

Allen dijatuhkan hukuman eksekusi setrum mati pada tahun 1999 setelah menjadi tersangka pembunuhan terhadap tiga orang. Pembunuhan ini dilakukan secara tidak manusiawi dimana dia memukul kepala korban berkali-kali serta menembak korban tepat di wajahnya. Di hari terakhirnya dia meminta enam ons kerang goreng, kentang goreng, setengah kilogram udang goreng, seekor lobster, loaf bread dan A&W Root Beer.

  • Timothy ‘Tim’ James McVeigh minta 2 Scoop es krim rasa mint

Tim merupakan seorang teroris yang berasal dari negaranya sendiri. Tim melakukan pengeboman di Oklahoma City di sebuah mobil tepat didepan Gedung Federal Alfred P. Murrah di Oklahoma City pada tanggal 19 April 1995. Serangan bom tersebut telah menewaskan 168 orang dan melukai lebih dari 600 orang. Tim menerima hukuman eksekusi suntik mati pada 11 Juni 2001 di LP Terre Haute, Indiana. Untuk akhir hidupnya dia hanya meminta 2 scoop es krim rasa mint dengan taburan coklat.

  • Ferdinando Nicola Sacco dan Bartolomeo Vanzetti daging panggang, minta sup, teh dan roti bakar

Ferdinando Nicola Sacco (22 April 1891 – 23 Agustus 1927) dan Bartolomeo Vanzetti (11 Juni 1888 – 23 Agustus 1927) adalah sepasang anarkis yang terbukti membunuh dua pria pada tahun 1920 di Massachusetts. Kedua tersangka dijatuhkan hukuman eksekusi mati menggunakan kursi elektrik. Sebelum dieksekusi mereka menikmati daging panggang, minta sup, teh dan roti bakar.

  • Victor Feguer minta satu biji zaitun

Victor Feguer membuat sebuah filosofi di balik makanan terakhir yang dimintanya. Victor menjadi tersangka penculikan dan pembunuhan pada tahun 1960 di Iowa. Berbeda dengan yang lainnya, Victor dijatuhi hukuman gantung pada tahun 1965. Victor hanya meminya sebiji zaitun di saat hari terakhirnya. Harapannya, suatu saat biji tersebut dapat tumbuh setelah dia dikubur untuk menjadi simbol perdamaian.

Itulah menu makanan terakhir yang diminta para narapidana sebelum dieksekusi mati. Ada yang meminta banyak makanan, ada juga yang hanya idealis dengan filosofisnya. Kira-kira hak ini diberlakukan ga ya di negara lain?