Menu

Mengulas Tentang Nikmatnya Sate Padang

Hai, hai, hai… Bagi yang doyan makan pasti gak akan bosan kalau kita membahas yang namanya makan. Apalagi kalau makanannya enak pasti akan rasanya sangat sulit untuk berpaling darinya. Seperi kuliner yang satu ini, pasti kita gak bisa nolak untuk memakannya.

Kuliner yang satu ini berasal dari Padang. Kuahnya yang kental benar-benar sangat menggoda. Yup, inilah yang dinamakan sate padang. Pasti tahu donk sama jajanan yang satu ini. Nah, untuk mengetahui keunikan makanan ini, yuk kita makan eh salah,… maksudnya kita telusuri tentang sate padang ini. Duh, belum apa-apa sudah mau makan saja.

Mengenal Tentang Sate Padang

Sate Padang ini adalah sebutan untuk tiga jenis varian sate di Sumatera Barat, yaitu Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman.

Sate Padang memakai bahan daging sapi, lidah atau jerohan (jantung, usus, dan tetelan) dengan bumbu kuah kacang kental (mirip bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya menjadi pedas.

Sate Padang Panjang dapat dibedakan dengan kuah sate nya yang berwarna kuning sedangkan sate Pariaman kuahnya berwarna merah. Rasa kedua jenis sate ini juga berbeda. Sedangkan sate Padang mempunyai bermacam rasa perpaduan kedua jenis varian sate di atas. Mungkin sate padang memang belum seterkenal Rendang, tapi sebagaimana makanan padang yang lain, rasa dari Sate Padang ini tidak perlu diragukan lagi kelezatannya.

Aroma khas dari kunyit dan sereh memberi kesan pertama yang menggoda. Irisan daging dan lidah sapi yang diselimuti kuah kental kekuningan seakan merayu untuk segera disantap. Potongan ketupat yang tersembunyi di balik siraman kuah sate dan semerbak wangi bawang goreng semakin membangkitkan selera. Inilah kira-kira yang terjadi saat seporsi sate Padang terhidang di depan hidung kita.

Sejarah Dari Sate Padang

Mengenai sejarah dari sate Padang sendiri, sebenarnya setelah mimin menelusuri beberapa artikel terkait di internet, mimin tak berhasil menemukan siapa sesungguhnya pencipta dari makanan simpel tapi mengenyangkan ini. Mimin hanya mendapat mendapat keterangan bahwa sate Padang ini ternyata sudah ada sejak lama dan pertama diketahui berasal dari daerah Padang Panjang.

Kemudian, karena ada beberapa peziarah dan pemuda yang belajar mengaji ke Pariaman, maka terbawalah kuliner sate ini dari Padang Panjang menuju Pariaman. Menyesuaikan dengan karakteristik Pariaman, maka sate khas Padang Panjang ini mulai mengalami beberapa sentuhan baru pada bumbunya. Sehingga, kelak sate Padang ini dikenal ada tiga jenis yang ditentukan berdasarkan daerah asalnya, yakni Sate Padang Panjang, Sate Pariaman dan Sate Padang Kota. Yah, walaupun penampilan, rasa dan daerahnya berbeda-beda, namun semua jenis sate ini secara umum tetap dikenal dengan sebutan Sate Padang.

Berbagai Jenis Dari Sate Padang

Seperti yang tadi sudah mimin jelaskan diatas. bahwa sate padang itu memang tidak hanya satu jenis. Untuk lebih jelasnya inilah jenis dari sate padang.

  • Sate Darek

Sate ini berasal dari Padang Panjang, kota kecil yang jadi tetangga dengan Kota Padang. Sate yang berasal dari Padang Panjang ini biasanya dikenal dengan istilah Sate Darek.
Sate Padang jenis ini memiliki kuah berwarna kuning cerah, karena menggunakan campuran kunyit dalam proses pembuatannya. Rasanya gurih sekaligus pedas. Karena cepat encer ketika dingin, maka kamu harus sigap menyantap sate selagi hangat.

Daging sate ini dipanggang di atas bara api dan mengeluarkan aroma wangi sekaligus menggoda indera penciuman. Kerupuk kulit yang dicelup ke dalam kuah kuning jadi menu favorit banyak orang.

Satu pondok sate yang legendaris adalah Sate Mak Syukur yang terletak di jalan Mohammad Syafei No.63, Pasar Baru, Padang Panjang, Sumbar. Kamu pasti akan melewati restoran ini dalam perjalanan menuju Bukittinggi.

  • Sate Pariaman

Sate Pariaman yang asli memiliki warna kuah merah kecokelatan. Biasanya, sate Pariaman memiliki rasa pedas yang jauh lebih dominan ketimbang Padang Panjang.
Kuah sate sendiri terbuat dari campuran tepung beras, tepung kanji, ketumbar, bawang putih dan merah, lengkuas, serai, cabai merah dan masih banyak lagi. Pokoknya super nikmat deh!

Namun sayangnya, cukup sulit untuk menemukan sate Pariaman berkuah merah di Jakarta. Karena rata-rata kedai sate meracik kuah yang berwarna coklat, yang jadi perpaduan Padang Panjang dan Pariaman.
Beberapa sate Padang-Pariaman yang bisa kamu temukan adalah Ajo Ramon, Ajo Manin dan Takana Juo.

  • Sate Dagung-Dangung

Sate yang satu ini berasal dari Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat. Daging sate Dangung-Dangung jauh lebih manis dan dibaluri dengan parutan bumbu kelapa kekuningan di sekelilingnya.

Kuahnya yang berwarna kuning kecokelatan dan kental, dengan aroma wangi yang menggoda. Sempurna untuk kamu pecinta rasa gurih dan manis.
Jika kalian berkunjung ke wilayah Sumatera Barat, kamu pasti bisa dengan mudah menemukan sate Dangung-Dangung ini.

Apa Yang Membuat Sate Padang Berbeda?

Mungkin kalian berpikir kalau yang namanya sate itu sama saja, akan tetapi sebenarnya pada sate padang ada yang membuat ini terlihat berbeda. Ini bedanya.

  • Aroma

Sate Padang memiliki aroma yang benar-benar menggugah selera. Asal aroma wangi tersebut tidak hanya dari hasil daging sapi yang dipanggang diperapian, tapi juga dari kuah kental kuningnya yang sangat khas. Aroma yang berasal dari asap sate padang saat dibakar akan menarik siapapun yang melintas di dekat penjual untuk berhenti dan mencicipinya atau minimal membuat air liur meneteslah.

  • Bumbu

Sate padang ini memiliki bumbu khusus yang jarang diketahui orang umum. Makanya jika kalian sehabis hari raya kurban, tentu banyak yang nyate di rumahnya, pertanyaannya sate apakah yang kalian buat? Pasti bukan sate padang. Sebab, sate padang kaya bumbu, terutama dalam racikan kuahnya sehingga tidak semua orang bisa membuatnya. Hal inilah yang tidak dimiliki oleh sate-sate lain. Sate lain biasanya hanya mengandalkan pembakaran daging yang telah disate untuk kemudian diberi sambal berupa kecap, cabe-cabe dan bawang yang sudah diiris.

  • Kuah

Kuah sate padang terdiri dari berbagai macam bumbu khas Sumatera Barat, sehingga aroma dan rasa yang dihasilkan sanggup membuat siapa saja yang mencobanya ketagihan. Rasanya hampir tidak ada orang yang tidak suka sate padang. Bahkan Presiden Obama beberapa tahun lalu saat berkunjung ke Indonesia teringat salah satu makanan yaitu sate padang, selain bakso dan nasi goreng yang diingatnya.

Kuah sate padang kental dan berwarna kuning oranye. Kuah ini akan ditaburi di atas tusukan-tusukan sate daging yang selesai dibakar disertai dengan bawang goreng yang nikmat.

  • Lontong Ketupat

Sate padang selalu disertai dengan lontong ketupat yang dipotong-potong persegi. Jika kalian ingin tidak pakai ketupat bisa request langsung ke pedagangnya. Sate lain? Sate lain tidak ada yang menyajikan sate dengan ketupat. Sate-sate lain merupakan kebalikan dari sate padang.

Satu porsi sate padang bisa membuat perut kenyang karena lengkap dengan lontong yang terbuat dari beras pengganti nasi dan kuah kental nikmat yang bisa diseruput.

  • Keripik Pedas & Kerupuk Jangek

Jika lontong ketupat telah habis, tusukan daging juga telah habis dimakan, namun kuahnya masih tersisa, cobalah campur kuah tersebut dengan keripik pedas balado yang biasanya dijual pedangang.

Penjual sate padang biasanya menyediakan keripik balado dan kerupuk jangek (kulit) bagi yang ingin menyantapnya bersama sate. Hal ini juga tidak terdapat di sate-sate lain, hanya ada di sate khas ranah minang.

  • Dialas Daun Pisang

Sate padang meski makan dipiring, selalu dialas dengan daun pisang. Coba perhatikan, lembar daun pisang yang sudah disangai (dihangatkan) diperapian untuk membunuh kumah-kuman merupakan satu kesatuan lengkap. Namun saat ini ada beberapa pedagang sate padang di kota-kota besar yang tidak menggunakan daun pisang sebagai alas melainkan langsung menyajikan sate di atas piring.

Mengapa Sate Padang Sangat Nikmat?

Apakah kalian tahu kenapa sate padang bisa sangat membuat kita tergoda untuk mencobanya dan membuat kita ketagihan? Inilah alasannya.

  • Sate Padang terbuat dari daging sapi

Sate yang biasa kamu beli tiap hari di warung atau di penjual sate keliling dekat rumah biasanya terbuat dari daging ayam atau daging kambing. Tapi kalau Sate Padang, semuanya terbuat dari daging sapi, terkadang penjual juga memasukan jeroan sapi didalamnya. Daging sapi tersebut direbus dahulu sebelum dibakar, baru kemudian disajikan dengan kuah kuning. Ini berita gembira, lho, khususnya buat kamu yang alergi daging ayam maupun yang menghindari daging kambing karena kolesterolnya yang tinggi.

  •  Sate Padang kaya rasa sampai ke serat-seratnya

Sebelum dibakar, daging sapi ini akan direbus dahulu dengan beraneka macam rempah-rempah. Rempah yang digunakan juga terdiri dari cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, asam kandis, ketumbar, jinten, kunyit, jahe, lengkuas, merica, gula dan garam yang dihaluskan. Jadi nggak heran kan kalau rasa daging Sate Padang khas banget karena bumbu dari rempah-rempahnya yang meresap ke dalam serat-serat daging.

  • Saus Sate Padang lezat bukan kepalang

Kalau kita lihat sekilas, saus dari Sate Padang itu seperti saus kacang yang dihaluskan. Tapi ternyata, Sate Padang yang asli itu bukan terbuat dari kacang tapi dari tepung beras yang sudah diencerkan kemudian dicampur ke dalam air rebusan daging yang kaya akan rempah-rempah tadi.
Hmmm .. jadi tau sekarang kenapa rasa Sate Padang nonjok banget!

  •  Sate Padang pedas paling nikmat

Kita semua tau kan kalau masakan Padang terkenal dengan rasa pedasnya yang bikin lidah panas dan keringat bercucuran. Hal itu sudah jadi trademark untuk masakan padang. Anehnya, bukannya berhenti kita malah pengen nambah terus. Bagitu pula dengan Sate Padang, Sate Padang kurang nikmat rasanya kalau nggak pedas. Dan rasa pedas itu berasal dari saus kuning Sate Padang yang kental.

  •  Sate Padang paling enak kalau makannya di Padang

Ada tiga macam Sate Padang, yaitu Sate Padang Panjang, Sate Padang Pariaman dan Sate Padang Kota. Perbedaan ketiganya ada di warna sausnya. Kalau Sate Padang Panjang sausnya berwarna kuning, Sate Padang Pariaman sausnya berwarna merah dan kalau Sate Padang Kota sausnya berwarna kecoklatan karena merupakan campuran dari saus Sate Padang Panjang dan Sate Padang Pariaman.

Nah, itulah tadi penjelasan kita kali ini mengenai sate padang. Duh, maaf ya guys kalau mimin buat mimin jadi berlinang air liur hehehe…