Menu

Fantastis! Makanan Ini Dijual Mahal Di Jerman !!

Dalam memilih makanan, ada baiknya kita mengetahui kandungan makanan yang tidak hanya sekedar membuat perut kenyang. Tentu saja makanan yang menyehatkan itu harus mengandung protein, mineral, karbohidrat, lemak dan vitamin. Makanan yang mengandung unsur-unsur tersebut akan membangun sel dalam jaringan tubuh. Diantara makanan sehat tersebut, tempe menjadi salah satu makanan yang dapat memberikan kandungan nilai gizi yang tinggi.

Makanan ini sudah melekat di hati masyarakat orang Indonesia. Sebagai salah satu makanan tradisional yang memiliki rasa enak, tempe tergolong makanan yang memiliki harga yang murah. Dengan bahan baku yang cukup sederhana yakni kacang kedelai yang dipadukan dengan bumbu tradisional, rasa dari tempe telah menempatkan dirinya di hati para masyarakat.

Namun, tidak seperti di Indonesia, ternyata harga makanan yang bergizi ini tergolong mahal di negara lain. Negara yang terkenal dengan sistem perangnya yang kuat di Perang Dunia memiliki harga tempe yang paling mahal. Yap, Jerman merupakan negara yang menjual harga tempe dengan harga fantastis. Kenapa mahal? Alasannya karena mereka kesulitan untuk mendapatkan pasokan makanan asli Asia ini.

Wah, pastinya imigran dari Asia akan keberatan untuk merogoh koceknya dalam mendapatkan makanan favorit mereka ini. Tidak hanya sampai disana loh, untuk memperoleh makanan Asia ini, mereka harus mengunjungi ke kota Wedding. Sudah mahal, sulit lagi bukan? Tapi, mau gimana lagi, yang namanya juga sudah cinta pasti akan dikejar sampai manapun dan dibeli. Lebih baik jauh dikit daripada harus ke Indonesia lagi untuk mendapatkannya, betul ga?

Harga Tempe Di Jerman

Untuk masalah harga, Jerman menjual harga tempe dengan harga waw..! Sekitar 1,79 Euro atau jika dirupiahkan menjadi 28.000 rupiah. Sangat berbeda kan dengan harga yang dijual di Indonesia. Di Indonesia, tempe hanya dipatok harga 2.000 hingga 5.000 rupiah. Bayangkan saja, untuk membeli tempe di Jerman, kamu sudah bisa mendapatkan ayam 1 kg di Indonesia. Untuk masalah ukuran pun, di Jerman menyediakan tempe yang berukuran kecil saja yakni 400 gram.

Tentu saja harga berkali lipat ini dapat mencekik kantung para imigran. Tetapi, jika membandingkan dengan kandungan gizi dan manfaatnya, sepertinya mereka tidak akan memikirkannya lama-lama untuk menikmatinya. Makanan yang tidak kalah bergizi dari keju ini memiliki kandungan gizi yang banyak. Tidak percaya? Nih, saya kasi tau ya apa saja yang terkandung.

Kandungan Gizi Tempe

Tempe memiliki senyawa aktif di dalamnya seperti lemak, berbagai mineral, protein nabati, serat pangan alami, isoflavon, karbohidrat bahkan beragam vitamin yang larut dalam air serta minyak dan masih banyak lainnya. Kandungan gizi dalam tempe diperkaya dengan vitamin B kompleks yakni B12 atau sianokobalamin, B1 atau tiamin, B2 atau riboflavin, B6 atau piridoksin dan lain-lain. Kandungan dari vitamin B12 mampu untuk mencukupi kebutuhan vitamin dalam tubuh.

Dalam vitamin B kompleks, tempe juga diperkaya akan vitamin A, D, E dan juga K. Senyawa lain yang dikandung tempe yaitu kalsium, zat besi, mangan, inositol, zink, magnesium, fosfor dan lain-lain. Tempe juga memiliki kandungan zat anti oksidan yang disebut isoflavon, berfungsi untuk melawan pengaruh radikal bebas yang dapat merusak tubuh.

Tidak hanya sampai disitu, asam lemak tidak jenuh juga ada di dalam tempe. Asam lemak ini diperoleh dari fermentasi tempe dan sangat baik untuk kesehatan.

Nah, banyak kan manfaat gizi yang diperoleh dari tempe. Ini pastinya menjadi alasan kuat mengapa orang imigran Asia di Jerman tetap mengkonsumsi tempe meskipun harganya lebih mahal. Tidak disangka ya, makanan yang murah di Indonesia ini berubah menjadi mahal di Jerman.