Menu

Fakta Menarik Yang Wajib Diketahui Tentang Mie Instan

Siapa pencinta mie instan? Kurasa hampir semua pembaca menyukainya kan? Mie instan merupakan menu alternatif tercepat ketika lapar melanda di tengah malam ataupun disaat hujan. Lama kelamaan mie instan berubah hampir menjadi kebutuhan yang diperlukan tiap bulannya dikarenakan dengan harganya yang sangat bersahabat dan memiliki rasa yang enak. Jika disensus, mungkin data yang didapat untuk pengonsumsi mie instan bisa mencapai 60% ke atas perbulannya. Apalagi untuk anak kos, pasti melebih persentase tersebut.

Meskipun banyak mendengar peringatan tentang bahayanya mie isntan bagi tubuh karena diyakinkan mengandung zat lilin di dalamnya, tidak membuat takut masyarakat dunia untuk mengonsumsinya. Namun, apakah itu benar? Supaya kabar ini tidak menjadi pertanyaan di atas kepala kita, yuk kita cek fakta yang ada tentang mie instan.

Sejarah singkat mie instan

Mie instan adalah mie yang dapat disajikan dengan cepat dengan mencampurkan bumbu paket, minyak dan air panas. Awal mulanya adanya mie instan dicetus oleh Momofuku Ando pada tahun 1958. Kemasan pertama mie isntan disajikan dengan menggunakan styrofoam yang tahan air panas agar menjadikannya sebagai wadah dalam memasaknya. Sungguh praktis bukan? Semakin berkembangnya dari tahun ke tahun, perusahaan Nissin dari Jepang pun menambahkan inovasi lainnya seperti sayuran kering di dalamnya. Dalam surveinya, mie instan menduduki urutan pertama sebagai ciptaan Jepang yang paling baik di abad ke-20 dengan hasil penjualan yang mencapai 55 juta porsi per tahun di seluruh dunia.

Fakta yang terdapat pada mie instan

1. Produk mie isntan tidak memakai zat lilin

Tidak lengket karena minyak

Mungkin kita banyak mendengar adanya zat lilin dalam mie instan yang membuat mie instan tidak lengket satu sama lain. Anda harus meninggalkan mitos tersebut mulai sekarang dikarenkan mie isntan sama sekali tidak mengandung Wax sama sekali. Dengan proses deep frying, mie instan menurangi kadar air di dalamnya sehingga mie tersebut dapat awet untuk waktu yang lama. Yang membuat mie dapat memisah 1 sama lainnya dikarenakan adanya kandungan minyak yang terdapat di dalamnya. Proses deep frying membuat mie tidak lengket karena adanya kandungan minyak di dalamnya. Minyak akan keluar ketika dimasak, jadi jangan termakan info yang salah lagi ya.

2. Menambah nasi dengan mie instan tidak membuat kenyang

Image result for mie instan campur nasi

Jika mempunyai teman yang nge-kos, mereka mungkin pernah mengajarkan anda untuk mengkonsumsi mie bersama nasi agar dapat membuat kenyang. Peru diketahui, fakta sebenarnya tidak seperti itu. Mie instan termasuk jenis makanan yang mengandung karbohidrat yang tinggi sama seperti nasi. Menurut dokter ahli gizi, kebutuhan karbohidrat diwajibkan antara 1.700-2.000 kalori setiap harinya. karbohidrat pada dapat mencapai 800 kalori sedangkan mie instan mencapai 400 kalori. Duet maut tersebut bukan mengenyangkan malahan dapat memicu diabetes pada seseorang.

3. Air rebusan mie instan sebenarnya tidak berbahaya

Image result for merebus mie

Masyarakat banyak yang mengatakan bahwa air yang merebus mie instan sangatlah berbahya sehingga sangat diwajibkan untuk menggantikan air tersebut dengan air yang baru jika ingin menyajikan mie dalam versi kuah. Alasan terkuatnya adalah zat kimia yang terdapat di dalamnya, namun Prof.Dr.F.G Winarno menjelaskan sebenarnya air rebusan bersama mie malahan mengandung zat besi, vitamin, zinc dan betakaroten. Zat-zat bermanfaat tersebut nantinya akan larut bersama air masakannya sehingga beliau menganjurkan untuk tidak membuangnya.

4. Tatrazine merupakan zat pewarna pada mie instan

Image result for tatrazine

Jika ada yang mengatakan mie instan dipadukan dengan zat pewarna maka itu adalah hal yang benar. Namun, jangan takut mie instan tidak mengandung zat pewarna yang mematikan. Mie instan menggunakan zat pewarna yang bernama Tatrazine yang sudah mendapatkan ijin dari WHO dan Codex Alimentarius karena zat tersebut tergolong aman. Zat pewarna tersebut juga sudah banyak digunakan pada keripik, puding, sereal, minuman ringan, permen, yogurt dan lainnya.

5. Styrofoam untuk produk mie instan sama sekali tidak berbahaya

Image result for stryfoam mie instan

Banyak yang meragukan jika kemasan mie instan dalam styrofoam sangat berbahaya dan harus diganti tempatnya ketika memasaknya. Lagi-lagi harus kita ingat bahwa itu adalah hal yang tidak benar. Kemasan styrofoam memang menjadi kemasan yang sudah dinyatakan memenuhi syarat untuk layak dipergunakan. Daya pressing yang begitu ketat pada styrofoam membuatnya tahan terhadap air panas ketika dimasak di dalamnya.

Pembatasan untuk mengonsumsi mie instan

Meskipun setelah kita mengetahui mie instan sebenarnya tidak seperti mitos yang beredar di kalangan hidup sekitarnya, kita tetap perlu membatasinya karena beberapa alasan di bawah ini.

1. Mengkonsumsi mie instan bersama nasi dapat menyebabkan kegemukan/obesitas, stroke dan jantung dikarenakan kalori yang menjadi menumpuk dan menjadi lemak.

2. Karbohidrat dalam mie instan akan diproses menjadi glukosa yang terakhirnya menjadi insulin sebagai sumber tenaga. Kadar glukosa yang berlebihan menyebabkan kerja pankreas untuk menghasilkan glukosa menjadi lebih berat. Insulin otomatis akan sulit untuk dihasilkan dan glukosa yang menumpuk akan memicu diabetes.

Anjuran dalam pengonsumsian mie instan

Jika anda termasuk pecinta mie instan, maka anda tetap harus membatasinya. Sangat dianjurkan untuk mengonsumsinya tidak lebih dari 3x dalam seminggu. Saat melihat bungkus dalam mie isntan, kita mungkin kesal dengan bungkusnya yang tidak sesuai isinya ya kan? Tapi perlu diketahui, sebenarnya maksud dari bungkus tersebut menganjurkan kita untuk menyajikan seperti itu guna untuk melengkapi kandugan gizi yang ada pada mie isntan.

Image result for mie isntan

itulah ulasan dari fakta mie instan yang dapat saya ulas. Semoga bisa bermanfaat untuk pembaca dan dapat dishare untuk saling berbagi wawasan.