Menu

Aneh! Restoran Ini Hidangkan Sushi Di Atas Tubuh Telanjang

Jenis shusi apa sih yang kamu suka? Nigiri? Gunkan? Norimaki? atau Oshi sushi? Shusi makanan Jepang yang sangat lezat dan telah populer di dunia. Sushi salah satu makanan sehat ala Jepang karena mengandung karbohidrat dan protein yang baik. Saat ini restoran Jepang telah banyak beredar di negara-negara maju maupun berkembang, restoran tersebut memberikan menu makanan Jepang yang populer dan lezat seperti Shusi, Mie Ramen, Okonomiyak, Takoyaki dan lain sebagai nya. Pada umum nya, mau itu restoran Jepang atau restoran negera mana pun selalu menghidangkan makanan dengan meja dan piring, tapi apa kamu pernah guys di hidangi makanan dengan penghidang yang aneh namun unik? Jika belum, yuk coba deh ke negara satu ini. Restoran di Knightbridge menghidangkan shusi di atas tubuh manusia yang telanjang (tanpa busana) wahh, itu unik atau aneh ya? yuk, cari tahu alasan mengenai restoran unik tersebut.

Cara unik menghidangkan Sushi

Di London, sebuah restoran menyajikan sushi​ dan sashimi secara unik dan cukup kontoversial. Pasalnya, sushi disajikan di atas tubuh wanita dan pria tanpa busana. Model ini berbaring di atas meja kemudian sushi dan sashimi di tata rapi di atasnya. Acara “Naked sushi experience” yang ada di Pan Asian Buddha Bar London yang terinspirasi dari tradisi nyotaimori Jepang. Nyotaimori merupakan praktek melayani sashimi atau sushi dari tubuh telanjang seorang wanita. Sedangkan Nantaimori merupakan penyajian makanan di atas tubuh telanjang dengan menggunakan model laki-laki.

Sebelum menjadi ‘tatakan’ sushi, para wanita atau pria ini dilatih untuk berbaring selama berjam-jam tanpa bergerak. Pelayan juga harus mampu menahan sajian makanan yang ditata di atas tubuhnya. Di beberapa negara, pelayan ini juga perlu mematuhi undang-undang sanitasi untuk menaruhkan susi pada lapisan plastik. Knightbridge memang bukan restoran pertama yang menyajikan sushi di atas tubuh manusia. Jauh sebelumnya sudah ada restoran seperti ini, Tiongkok merupakan salah satu negara yang melarang hal ini sejak tahun 2005.

 

Seni ini menggambarkan bahwa sushi itu seharusnya bisa dinikmati dengan berbagai cara, selain enak di lidah juga sedap dipandang mata. Oleh karena itu Nyotaimori merupakan cara penyajian sushi menggunakan tubuh wanita tanpa busana sebagai piring. Cara penyajian seperti ini bukan berarti sebuah prostitusi, karena pemesan dilarang berbicara dengan model, wajib menghormati model, dilarang menyentuh bagian tubuh model, wajib menggunakan sumpit untuk mengambil sushi dan tidak boleh berkata atau bersikap yang tidak senonoh.

Sushi yang digulung dengan pelengkap salmon diberi tatakan daun kemudian diletakkan di atas perut, tulang kering dan paha. Akan tetapi di restoran ini, para pelayan tidak benar-benar telanjang. Karena bagian vitalnya masih ditutupi dengan kain dan diberi hiasan bunga-bunga cantik. “Ya, ini adalah salah satu pertunjukan yang paling aneh yang telah saya lakukan,” jelas Shane, seorang model profesional yang mencoba menjadi manliest yang melayani tamu penikmat sushi.

“Tamu-tamu itu justru cekikikan ketika melihat saya, beberapa malah sibuk berfoto selfie sambil melahap sushi yang diambil dari selangkangan saya,” lanjutnya. Bahkan ada yang berteriak-teriak, “Shane! paha kananmu rasanya sungguh luar biasa, kau tampak manis Shane,” kata pengunjung resto tersebut. Restoran Pan Asia semakin laris dan terdongkrak namanya, banyak pelanggan yang terkejut dan penasaran. “Ya Tuhan…aku baru saja makan sushi di atas dua tubuh wanita kembar yang telanjang, aku jadi bingung bagaimana mengatakannya di Facebook,” kata seorang pelanggan dengan wajah gembira.